Ada apa dengan déjà vu ? Beberapa hari ini saya mengalami hal tersebut. Istilah déjà vu sendiri baru saya tahu setelah bertanya dengan Ndoro Kakung yang mengira saya sedang mengisi TTS .
Déjà vu sendiri terbagi atas 3 jenis : Déjà vécu, yakni dimana Anda berpikir bahwa Anda pernah melakukan ucapan, perasaan, dan tindakan yang tengah terjadi, namun Anda sungguh-sungguh tidak ingat bilakah dan dimanakah hal tersebut terjadi. Kemudian ada Déjà senti (pernah merasakan) dan Déjà visité (Pernah mengunjungi).
Intinya aku sedang bingung berpikir, kapan saya pernah bertemu dia, seseorang yang sepertinya tidak asing lagi, baik segala hal yang saat ini tengah terjadi bersama dia, tindakan, ucapan, suara, tingkah laku dan semua-mua-muanya.
Déjà vu(/ˈdeɪʒɑː ˈvuː/) adalah sebuah frasa Perancis dan artinya secara harafiah adalah "pernah lihat". Maksudnya mengalami sesuatu pengalaman yang dirasakan pernah dialami sebelumnya. Fenomena ini juga disebut dengan istilah paramnesia dari bahasa Yunani para (παρα) yang artinya adalah "sejajar" dan mnimi (μνήμη) "ingatan".
Menurut para pakar, setidaknya 70% penduduk bumi pernah mengalami fenomena ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar